Bulan Ramadhan 2025 semakin dekat, dan umat Islam di seluruh dunia sudah mulai antusias untuk menyambut bulan suci ini. Sebagai salah satu momen terpenting dalam kalender Islam, bulan yang merupakan waktu bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tak heran jika banyak yang mulai bertanya, puasa Ramadhan 2025 tinggal berapa hari lagi?
Berdasarkan kalender Hijriah 1446 H yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), awal Ramadhan diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Namun, tanggal ini masih menunggu kepastian dari hasil sidang isbat yang akan digelar oleh pemerintah. Sidang isbat dilakukan untuk memastikan penampakan hilal dan menetapkan awal puasa secara resmi.
Menariknya, Muhammadiyah juga telah menetapkan awal puasa pada 1 Maret 2025 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal. Masyarakat kini tinggal menunggu hasil sidang isbat yang akan menjadi acuan resmi bagi seluruh umat Islam di Indonesia. Simak informasinya, dirangkum Liputan6, Senin (18/11).
Kapan Mulai Puasa Ramadhan 2025?
Mengacu pada perhitungan kalender Hijriah 1446 H, awal Ramadhan 2025 diprediksi akan dimulai pada Sabtu, 1 Maret 2025. Tanggal ini berdasarkan kalender yang diterbitkan oleh Kementerian Agama pada Oktober 2024. Meskipun demikian, penetapan resmi awal puasa tetap harus menunggu hasil sidang isbat.
Sidang isbat biasanya dilakukan menjelang bulan puasa, dan hasilnya akan diumumkan secara nasional oleh Kementerian Agama. Proses ini melibatkan metode rukyat dan hisab yang dipandu oleh Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004. Pemerintah, ormas Islam, dan para ahli astronomi berkumpul untuk mengamati penampakan hilal.
Penetapan awal puasa melalui sidang isbat bertujuan untuk memastikan keseragaman dalam memulai ibadah puasa. Hal ini penting untuk menjaga kekompakan umat Islam dalam menjalankan rukun Islam yang ketiga ini.
Hitung Mundur Menuju Ramadhan 2025
Berdasarkan perhitungan saat ini, puasa 2025 akan dimulai dalam hitungan 106 hari atau sekitar empat bulan dari sekarang. Informasi ini dapat membantu umat Muslim untuk mempersiapkan diri lebih baik, baik secara fisik maupun spiritual, sebelum memasuki bulan suci.
Mengutip dari Kalender Hijriah Global Tunggal yang digunakan Muhammadiyah, awal puasa diperkirakan jatuh pada 1 Maret 2025. Prediksi ini didasarkan pada perhitungan astronomis yang telah dilakukan jauh-jauh hari oleh para ahli falak. Namun, seperti biasa, penetapan resmi awal Ramadhan akan diumumkan melalui sidang isbat.
Bagi yang ingin merencanakan kegiatan seperti mudik atau ibadah tambahan, informasi perkiraan awal puasa ini bisa menjadi acuan awal. Persiapan yang matang akan membantu memaksimalkan ibadah selama bulan suci.
Kalender 2025 dan Jadwal Puasa

Untuk membantu umat Islam mempersiapkan diri, berikut adalah kalender Ramadhan 2025 berdasarkan perkiraan sementara:
- 1 Ramadhan: Sabtu, 1 Maret 2025
- 10 Ramadhan: Senin, 10 Maret 2025
- 20 Ramadhan: Kamis, 20 Maret 2025
- 29 Ramadhan: Sabtu, 29 Maret 2025
- 30 Ramadhan: Minggu, 30 Maret 2025
Perlu diingat bahwa tanggal di atas merupakan perkiraan dan masih menunggu keputusan resmi dari sidang isbat. Kemenag akan mengumumkan hasil sidang tersebut menjelang Ramadhan untuk memastikan awal bulan puasa yang sesuai dengan penampakan hilal.
Dengan adanya kalender ini, umat Islam dapat merencanakan ibadah, mengatur jadwal kerja, serta mempersiapkan aktivitas selama bulan puasa dengan lebih baik.
Lebaran 2025 Kapan? Prediksi Idul Fitri 1446 H
Lebaran 2025 diperkirakan akan jatuh pada Minggu, 30 Maret 2025. Berdasarkan prediksi Muhammadiyah dan Kalender Hijriah Global Tunggal, 1 Syawal 1446 H akan bertepatan dengan tanggal tersebut. Namun, keputusan final tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama.
Penetapan Idul Fitri dilakukan dengan metode yang sama seperti penetapan awal puasa, yakni menggunakan rukyat dan hisab. Pengumuman resmi biasanya dilakukan pada malam terakhir bulan Ramadhan. Keputusan ini akan menjadi pedoman bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama-sama.
Selain itu, libur Lebaran 2025 akan berlangsung selama 11 hari, mencakup cuti bersama dan akhir pekan. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merayakan momen Lebaran dengan keluarga.
Mengapa Penetapan Penting?
Penetapan awal puasa memiliki makna penting bagi umat Islam karena menentukan dimulainya ibadah puasa yang wajib. Proses sidang isbat menjadi langkah krusial dalam memastikan keseragaman pelaksanaan ibadah puasa di seluruh Indonesia.
Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 menekankan pentingnya menggunakan metode rukyat dan hisab dalam menentukan awal bulan Hijriah. Metode ini tidak hanya mempertimbangkan aspek astronomi, tetapi juga mengikuti tuntunan syariat Islam.
Dengan adanya metode yang jelas, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan keyakinan dan kesatuan. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga kekompakan umat Islam dalam menjalankan salah satu rukun Islam.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik: Kapan awal puasa Ramadhan 2025?
Awal puasa Ramadhan 2025 diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, tetapi penetapan resminya akan diumumkan setelah sidang isbat Kementerian Agama.
Baca berita Haji dan Umroh lainnya
-
Merasakan Ramadan di Mesir: Suasana Spiritual dan Tradisi Iftar yang Khas
Ramadan bukan sekadar bulan puasa di Mesir; ia adalah atmosfer yang menyelimuti seluruh negeri, mengubah ritme kehidupan sehari-hari menjadi perayaan spiritual dan kebersamaan yang mendalam. Lebih dari sekadar menahan lapar dan dahaga, bulan suci ini adalah undangan untuk menyaksikan peradaban yang “bernapas serempak dengan Yang Ilahi” . Bagi wisatawan Muslim, merasakan Ramadan di Mesir adalah kesempatan langka…
-
Kuliner Khas Mesir: Perjalanan Rasa yang Akan Membuat Anda Ingin Segera ke Mesir
Bayangkan ini: Anda duduk di sebuah kafe sederhana di pusat Kota Kairo, aroma rempah memenuhi udara, dan di hadapan Anda semangkuk hidangan berwarna-warni siap memanjakan lidah. Inilah Mesir—negeri yang tidak hanya kaya akan piramida dan sejarah, tetapi juga surga kuliner khas mesir yang sayang untuk dilewatkan. Dari hidangan jalanan yang legendaris hingga sajian istimewa saat perayaan,…
-
Digugat AMPHURI ke MK, Wamenhaj Tegaskan Arab Saudi Izinkan Umrah Mandiri
JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, otoritas Arab Saudi telah mengizinkan mekanisme umrah mandiri. Atas dasar itu, pemerintah memutuskan untuk mengatur soal umrah mandiri dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Penegasannya itu disampaikan dalam menanggapi Koalisi Pelindung Ibadah dan Ekosistem Umrah Haji…
-
Polemik Umrah Mandiri Memanas: Pemerintah Bela Legalitas, Praktik Ilegal di Lapangan Terus Telan Korban
JAKARTA, 13 Februari 2026 – Di tengah alarm darurat penipuan umrah ilegal yang merugikan puluhan jemaah hingga Rp700 juta, pemerintah justru menegaskan legalitas mekanisme umrah mandiri. Pernyataan kontras ini memicu polemik sekaligus membelah persepsi publik: mana yang sebenarnya legal dan mana yang masuk jerat pidana? Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa otoritas…
-
Alarm Darurat Umroh Ilegal: Modus “Umroh Mandiri” Kembali Makan Korban, Kerugian Capai Rp700 Juta Dilaporkan ke Polda Metro
Jakarta, 11 Februari 2026 – Aksi penipuan berkedok ibadah kembali mencoreng penyelenggaraan perjalanan umroh di Indonesia. Modus yang mengatasnamakan “Umroh Mandiri” atau jalur nonresmi tanpa izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) dilaporkan telah melumpuhkan niat suci puluhan calon jemaah dengan total kerugian materiil mencapai angka Rp700 juta. Kasus ini resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Minggu…
-
Online Travel Agent (OTA) Mulai Masuk Pasar Umrah Indonesia
Perubahan lanskap industri umrah di Indonesia semakin nyata seiring mulai masuknya pemain Online Travel Agent (OTA) ke sektor perjalanan religi. Fenomena ini menjadi salah satu sorotan utama dalam Musyawarah Kerja (Muker) ke-2 Himpunan Penyelenggara Umrah Haji (HIMPUH) yang digelar pada 26–27 Januari di The Trans Luxury Hotel Bandung. Anggota Dewan Pakar HIMPUH, Budi Riyanto, menilai…
-
Saudi Luncurkan Kampanye “Jai lil Umrah”, Fokus Tingkatkan Layanan dan Pengalaman Jamaah
Arab Saudi meluncurkan kampanye baru bertajuk “Jai lil Umrah” untuk meningkatkan kesadaran jamaah mengenai layanan, petunjuk, serta etika selama menjalankan ibadah umrah. Program ini digulirkan menjelang puncak musim umrah di bulan Ramadan. Kampanye tersebut diluncurkan oleh sistem Haji dan Umrah Arab Saudi sebagai bagian dari upaya memperkaya pengalaman ibadah jamaah sekaligus mempermudah perjalanan mereka sejak…
-
Jelang Puncak Umrah Ramadan, Saudi Resmikan Command Center Super Canggih di Masjid Nabawi
Arab Saudi kembali membuat gebrakan menjelang kedatangan Ramadan 1447 H. Sebuah Smart Engineering Center for Command and Control atau pusat komando pintar resmi diluncurkan di Masjid Nabawi, Madinah, untuk memantau seluruh layanan dan operasional masjid secara real-time selama 24 jam nonstop. Fasilitas ini digadang-gadang bakal menjadi pusat kendali modern untuk menghadapi lonjakan jemaah pada musim…
-
Ramadan 2026: Taraweeh di Masjidil Haram dan Nabawi Digelar 10 Rakaat
Pemerintah Arab Saudi melalui General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques memastikan bahwa shalat Taraweeh selama Ramadan 1447 H (2026 M) di Masjidil Haram Makkah dan Masjid Nabawi Madinah akan dilaksanakan dalam format 10 rakaat. Keputusan ini menguatkan praktik tradisional yang selama ini dipraktikkan di dua masjid suci tersebut. Setiap malam sepanjang Ramadan,…
-
Warga Non-Saudi Wajib Dapat Izin Sponsor untuk Itikaf di Masjid Haramain
Arab Saudi menetapkan aturan baru bagi warga non-Saudi yang ingin menjalankan ibadah itikaf selama Ramadan 1447 H atau tahun 2026. Dalam kebijakan tersebut, penduduk ekspatriat diwajibkan memperoleh persetujuan resmi dari sponsor atau kafeel sebelum dapat melakukan itikaf di masjid, termasuk di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabawi, Madinah. Otoritas Saudi menegaskan bahwa registrasi formal melalui…





