Gurun Putih (Sahara el Beyda) merupakan sebuah taman nasional Mesir yang berlokasi di 45 km (28 mil) utara kota Farafra, nama Gurun putih di ambil dari banyaknya jenis batuan yang ada di gurun pasir ini yang berwarna putih salju. Formasi bebatuan kapur ini berukuran sangat besar yang terbentuk dari erosi dan badai pasir selama berabad-abad, formasi batuan yang terbentuk pun memiliki bentuk yang unik ini seperti patung abstrak yang luar biasa. Beberapa yang menyerupai makanan telah diberi nama seperti "jamur" dan "es krim," sementara yang lain dinamakan seperti "Monolith" dan "Inselberg.". Menjadikan Sahara el Beyda sebuah museum alami batu kapur yang menakjubkan.
Pada awalnya Gurun Putih ini adalah tempat khas yang dikunjungi oleh beberapa sekolah di Mesir, sebagai lokasi untuk berkemah. Hingga semakin di kenal oleh para wisatawan karena Gurun ini merupakan lokasi yang ditampilkan dalam video musik yang menyertai lagu Echoes di album 2008-2011 oleh Klaxons.
Banyak orang memilih untuk menghabiskan malam berkemah di padang pasir dengan pemandu Badui, di mana mereka dapat mengamati perubahan pada bebatuan ayam dan jamur dan monolit saat matahari sore yang cerah tenggelam ke senja yang gelap. Saat matahari terbenam, laut kalsium tampaknya memantulkan semua warna indah di langit. Dan pada setiap malam di bawah bintang-bintang Gurun Barat menanti pengalaman yang tidak dapat dilupakan, di mana apabila beruntung akan di suguhkan salah satu pemandangan terindah ketikan cahaya bulan purnama dipantulkan kembali oleh padang pasir yang mengeluarkan cahaya berwarna-warni.
Taman nasional ini juga berfungsi sebagai tempat perlindungan bagi berbagai hewan, termasuk Rhim gazelle dan gazelle Dorcas yang terancam punah dan, serta domba Barbary; Rubah Rüppell, Red, dan Fennec; dan kucing Pasir.

Scroll to top