Masjid Al Sayyidah Nafisah atau Mashhad Al-Sayyidah Nafisah adalah masjid di distrik Al-Sayyidah Nafisah (atau Lembah Sebaa) Kairo, Mesir. Masjid ini dibangun untuk memperingati Sayyidah Nafisah, seorang Ulama yang terkenal dan merupakan cicit dari nabi Muhammad SAW.

Masjid ini terletak di jalan Ahl Al-Bayt, di mana banyak mausoleum di sepanjang jalan untuk memperingati tokoh-tokoh Islam terkenal. Masjid Al Sayyidah Nafisah adalah tujuan kedua para peziarah setelah mausoleum Imam Ali Zayn Al-Abidin. Jalan Ahl Al-Bayt di awali dengan maouselum Imam Zayn al-Abideen dan berakhir dengan Masjid Al-Sayeda Zaynab yang memperingati Sayyida Zainab, melewati makam Sayyida Nafisa, Sayyida Sakinah binti Husayn, Sayyida Raqqiyah binti Ali bin Abu Thalib, Sayyid Muhammad ibn Jafar al-Sadiq dan Sayyida Eatikah.

Al-Maqrizi (Ahli sejarah) menuliskan bahwa orang pertama yang membangun makam Nafisa adalah Obaidullah ibn al-Suri, gubernur Mesir selama era Abbasiyah yang membangun Kabin yang terbuat dari tembaga juga ditempatkan selama ini. Kemudian Masjid ini dibangun kembali selama era Fatimiyah, yang juga ditambahkan kubah.

Namun, tidak ada sejarah yang tertulis mengenai siapa arsitektur yang membuat pada tablet marmer yang diletakkan di pintu Masjid yang menunjukkan nama khalifah Fatimid Mustansir dan gelarnya. Kubah masjid direnovasi pada masa pemerintahan Fatimiyah khalifah al-Hafez, setelah beberapa retakan terjadi. Mihrab juga ditutupi dengan marmer pada tahun 1138. Mausoleum diperbarui pada era Ottoman (Utsmaniah) pada masa pemerintahan Pangeran Abd Al-Rahman Katkhuda, yang ia bangun dengan bentuk yang ada sampai sekarang. Ada pintu masuk untuk pria dan wanita, dan pintu masuk direnovasi di era modern dengan marmer dan karpet mewah. Di dalam masjid, ada koridor yang mengarah ke kamar Sharif, dan lukisan dan puisi pujian tentang Ahl al-Bayt digambar dan ditulis di atas koridor. 

Scroll to top