Kastil Ajloun (Bahasa Arab: قلعة عجلون; Qalʻat ‘Ajloun), adalah kastil yang didirikan pada abad ke-12 yang terletak di barat laut Yordania. Kastil ini ditempatkan di puncak bukit Gunung Ajloun, yang dikenal juga sebagai Jabal ‘Auf setelah suku Badui yang telah merebut daerah itu pada abad ke-12. Dari tempat tinggi kastil itu menjaga tiga wadi yang turun ke Lembah Jordan. Kastil ini dibangun oleh Ayyubiyah pada abad ke-12 dan diperbesar oleh kekaisaran Mamluk pada abad ke-13. Nama ‘Ajlun diambil dari seorang biarawan Kristen yang tinggal di gunung ini pada periode Bizantium.
Kastil Ajloun telah menjadi inti dari pemukiman yang telah tumbuh menjadi kota Ajloun saat ini, yang sehingga tempat ini juga dinamakan Qalʻat ar-Rabad, “kastil faubourg” atau “kastil dengan pinggiran kota”.
Kastil Ajlun ini dibangun di atas reruntuhan Biara tua yang kemudian direnovasi sebagai benteng/kastil pada tahun 1184 oleh Izz al-Din Usama, seorang jenderal di pasukan Solahuddin. Kastil ini mengontrol lalu lintas di sepanjang jalan yang menghubungkan Damaskus dan Mesir. Menurut sejarawan Solahuddin, Baha ad-Din ibn Shaddad, tujuan utama benteng ini dibangun untuk membantu pihak berwenang di Damaskus mengendalikan suku-suku Badui Jabuf ‘Auf. Dengan demikian, Kastil Ajlun adalah salah satu dari sedikit benteng Muslim yang dibangun oleh Ayyubiyah untuk melindungi kerajaan mereka dari serbuan Tentara Salib, yang bisa datang dari Beisan atau Belvoir di barat dan dari Karak di selatan.
No photo description available.
Pada 1260 M, bangsa Mongol menghancurkan bagian-bagian kastil, termasuk benteng-bentengnya. Segera setelah kemenangan Mamluk atas bangsa Mongol di Ain Jalut, Sultan ad-Dhaher Baibars memulihkan kastil. Kastil itu digunakan sebagai gudang untuk tanaman dan persediaan. Ketika Izz ad-Din Aibak diangkat menjadi gubernur, ia merenovasi kastil seperti yang ditunjukkan oleh sebuah prasasti yang ditemukan di menara barat daya kastil. Dua gempa bumi besar yang merusak melanda kastil pada tahun 1837 dan 1927. Baru-baru ini, Departemen Purbakala Yordania mensponsori program pemulihan dan konsolidasi dinding dan telah membangun kembali jembatan.
Scroll to top