Kara Ada mempunyai (dalam bahasa turki) arti pulau hitam.

Sebuah pulau kecil yang di temukan di teluk bodrum dan pantai Aegean. Pulau kecil ini telah berkembang menjadi tujuan wisata populer di Bodrum, terutama untuk para pecinta kapal pesiar / Yacht, sebuah tempat perhentian ketika berlayar melintasi Eropa.

Pulau ini mengalami berbagai perpindahan kekuasaan seperti halnya bagian lain dari Turki. Pada Abad Pertengahan, pulau ini, dikenal oleh orang-orang Yunani dengan nama Arkos, diambil alih oleh Ksatria St. John Hospitaller, yang saat itu menduduki Bodrum. Yang kemudian ditaklukkan oleh Kekaisaran Ottoman pada abad ke-16. Berlanjut pada tahun 1919 ditempati oleh orang Italia bersamaan dengan di kuasainya Bodrum. Hingga pada akhirnya pada Konvensi 1932 antara Italia dan Turki wilayah Bodrum kembali menjadi bagian dari negara Turki.

Untuk mencapai pulau ini relatif mudah, hanya dengan satu hari perjalanan dari Gulet ke Bodrum.

Pulau ini terletak hanya 6 km dari Bodrum dan merupakan pulau terbesar di pesisir Bodrum. Pulau ini di tumbuhi pohon pinus dan semak belukar yang menjadi hal yang bertolak belakang dengan namanya.

Pulau ini juga mempunyai beberapa mata air natural yang di sukai oleh turis. Di pulau ini juga terdapat restoran yang menjual berbagai makanan dan minuman. Untuk dapat mengakses Mata air ini turis di haruskan membayar tiket masuk, namun semua itu sepadan dengan apa yang di tawarkan sebuah oase nan indah yang airnya keluar dari sebuah gua dan menurut legenda Cleopatra menggunakan lumpur yang ada di mata air ini sebagai obat untuk mempertahankan kecantikannya.

Pulau ini menarkan panorama yang spektakuler dari Bodrum sampai dengan laut Aegean. Para turis dapat menginap di sebuah hotel kecil apabila 1 hari terasa tidak cukup untuk menikmati semua hal yang di tawarkan di kaaraada.

Dari pulau ini turis dapat menjangkau tempat wisata lain yang tidak kalah menarik seperti pelabuhan Poyraz dan pulau Yassi.

No photo description available.
Scroll to top