Open post
Islamic Cairo - Kairo - Mesir

Islamic Cairo – Kairo – Mesir

 

Islamic Cairo (Bahasa Arab: قاهرة المعز, artinya: Kairo Al-Mu’izz),
juga disebut Historic Cairo atau Medieval Cairo, adalah istilah yang merujuk ke area bersejarah Kairo, Mesir, yang ada sebelum ekspansi modern kota tersebut pada abad 19 dan 20, khususnya bagian tengah di sekitar kota tua dan sekitar Benteng Kairo.
Nama “Islamik” Kairo merujuk bukan pada keunggulan umat Islam di daerah tersebut, tetapi lebih ke warisan akan sejarah kota yang kaya sejak didirikan pada periode awal Islam, yang membedakannya dari dengan situs-situs lain di Mesir Kuno terdekat seperti Giza dan Memphis.Kairo memiliki konsentrasi arsitektur bersejarah terbesar dan terpadat di dunia Islam, seperti ratusan masjid, makam, madrasah, rumah-rumah mewah, karavanansis, dan benteng yang berasal dari seluruh era Islam Mesir. Pada tahun 1979, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyatakan Historic Cairo sebagai situs Warisan Budaya Dunia, sebagai “salah satu kota Islam tertua di dunia, dengan masjid, madrasah, hammam dan air mancur yang terkenal” dan “pusat baru dari dunia Islam, mencapai zaman keemasannya di abad ke-14.

Masjid pertama di Mesir adalah Masjid Amr ibn al-As di Fustat, Masjid Ibn Tulun adalah masjid tertua yang mempertahankan bentuk aslinya dan merupakan contoh langka arsitektur Abbasiyah, dari periode klasik peradaban Islam yang dibangun pada 876-879 M dengan gaya yang terinspirasi oleh ibukota Abbasiyah Samarra di Irak. Ini adalah salah satu masjid terbesar di Kairo dan sering disebut sebagai salah satu masjid yang paling indah.

Masjid al-Azhar yang didirikan pada 970 M pada periode Fatimiyah tidak hanya berfungsi sebagai masjid namun juga sebagai salah satu lembaga pendidikan paling penting dan bertahan hingga saat ini. Saat ini, Universitas al-Azhar adalah pusat pembelajaran Islam terkemuka di dunia dan salah satu universitas terbesar di Mesir dengan kampus-kampus di seluruh negeri. Masjid itu sendiri tetap mempertahankan unsur-unsur Fatimiyah tetapi telah ditambahkan dan diperluas pada abad-abad berikutnya, terutama oleh sultan Mamluk Qaitbay dan al-Ghuri dan oleh Abd al-Rahman Katkhuda pada abad ke-18. Monumen lain yang masih ada dari era Fatimiyah termasuk Masjid besar al-Hakim, masjid al-Aqmar, Masjid Juyushi, Masjid Lulua, dan Masjid Salih Tala’i.

Namun, warisan arsitektur paling menonjol dari Kairo abad pertengahan berasal dari periode Mamluk, dari tahun 1250 hingga 1517 Masehi. Para sultan dan elit Mamluk sangat ingin menjadi pelindung kehidupan religius dan ilmiah, umumnya membangun kompleks keagamaan atau penguburan yang fungsinya dapat mencakup masjid, madrasah, khanqah (untuk para Sufi), pusat distribusi air (sabil), dan mausoleum untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka. Di antara contoh monumen Mamluk yang paling terkenal di Kairo adalah Masjid-Madrasah Sultan Hasan yang sangat besar, Masjid Amir al-Maridani, Masjid Sultan al-Mu’ayyad (yang menara kembarnya dibangun di atas gerbang Bab Zuwayla ), kompleks Sultan Al-Ghuri, kompleks pemakaman Sultan Qaytbay di Pemakaman Utara, dan trio monumen di daerah Bayn al-Qasrayn yang terdiri dari kompleks Sultan al-Mansur Qalawun, Madrasah al-Nasir Muhammad, dan Madrasah Sultan Barquq. Beberapa masjid termasuk spolia (seringkali kolom atau ibu kota) dari bangunan sebelumnya yang dibangun oleh Romawi, Bizantium, atau Koptik.
Tempat Ziarah dan makam

Islamic Cairo juga merupakan lokasi beberapa tempat Ziarah yang penting seperti Masjid al-Hussein (diyakini sebagai tempat dimana kepala Husein bin Ali di kuburkan), Mausoleum Imam al-Shafi’i (pendiri mazhab Syafi’i) , salah satu mazhab pemikiran utama dalam yurisprudensi Islam Sunni), Makam Sayyida Ruqayya, Masjid Sayyida Nafisa, dan lainnya. Beberapa tempat suci ini terletak di dalam area pemakaman luas yang dikenal sebagai Kota Orang Mati atau al-Qarafa dalam bahasa Arab, yang berdampingan dengan kota bersejarah. Kuburan-kuburan itu berasal dari zaman Fustat, tetapi banyak dari struktur mausoleum yang paling terkenal dan terkenal berasal dari zaman Mamluk.

Dinding dan gerbang
Setelah Kairo didirikan di timur laut Fustat pada tahun 959 M oleh pasukan Fatimiyah yang menang, Fatimiyah membangun kota megah terpisah yang berisi istana dan lembaga pemerintahan mereka. Yang tertutup oleh rangkaian dinding, yang dibangun kembali di atas batu pada akhir abad ke-11 Masehi oleh vizir Badr al-Gamali, yang sebagiannya masih bertahan sampai sekarang di Bab Zuwayla di selatan dan Bab al-Futuh dan Bab al-Nasr di utara.

Benteng
Di bawah pemerintahan Salah ad-Din (Solahuddin) dan penggantinya Ayyubiyah, kursi kekuasaan secara progresif dipindahkan ke Benteng besar yang baru dibangun yang menghadap kota dari tanjung Bukit Muqattam di dekatnya. Benteng tetap menjadi tempat tinggal para penguasa Mesir hingga akhir abad ke-19, dan berulang kali diubah di bawah penguasa berikutnya. Khususnya, Muhammad Ali Pasha membangun Masjid Muhammad Ali abad ke-19 yang masih mendominasi cakrawala kota dari sudut pandangnya yang tinggi.

Pasar dan bangunan komersial
Mamluk, dan kemudian Utsmani, juga membangun wikalas atau karavan untuk menampung para pedagang dan barang karena peran penting perdagangan dan perdagangan dalam ekonomi Kairo. Contoh paling terkenal yang masih utuh hingga hari ini adalah Wikala al-Ghuri, yang saat ini juga menyelenggarakan pertunjukan reguler oleh Kelompok Tari Warisan Mesir Al-Tannoura. Khan al-Khalili yang terkenal adalah pusat souq dan komersial yang juga mengintegrasikan karavan (juga dikenal sebagai khans).

 

 

Open post
Indonesia Halal Tourism

Indonesia Wisata Halal Terbaik Di Dunia

Kabar gembira bagi muslim traveler yang ingin bepergian bersama keluarga keliling Indonesia. Nah, pada tahun 2019 lalu, Indonesia terpilih menjadi destinasi wisata halal terbaik dunia. Penobatan tersebut diberikan langsung oleh Global Muslim Travel Index (GMTI) dan Indonesia mengalahkan 130 destinasi dari seluruh dunia.
Ini tentu membanggakan bagi kita. Dan perlu diketahui, Indonesia butuh waktu lima tahun menyiapkan diri agar terpilih menjadi destinasi wisata halal terbaik di dunia. Jadi, sudah saatnya kita menjelajah keindahan alam di nusantara.
Lalu, di mana saja destinasi wisata halal yang jadi unggulan di Indonesia? Ternyata Aceh, Riau dan Kepulauan Riau serta Sumatera Barat menjadi destinasi wisata halal di wilayah Sumatera. Di pulau Jawa, ada DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta serta Jawa Timur, khususnya Malang Raya. Kemudian ada Lombok dan Sulawesi Selatan, terutama Makassar dan sekitarnya.
Selain kota/kabupaten tadi, Kementerian Pariwisata juga menambah enam kota/kabupaten lainnya di dalam wilayah 10 Destinasi Halal Prioritas Nasional, yaitu Kota Tanjung Pinang, Kota Pekanbaru, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Cianjur.
Terus, gimana caranya agar kita bisa menjelajah wisata halal yang terpilih? Cara termudah adalah dengan klik tikethaji.com untuk mencari tiket pesawat dan penginapan termurah yang ada di destinasi yang kita pilih. Pilih waktu yang tepat untuk berlibur jauh-jauh hari. Sebaiknya, jangan waktu puncak musim liburan, seperti liburan sekolah atau libur panjang. Selain harga tiket pesawat akan mahal, hotel atau penginapan pun biasanya penuh. Namun, hal ini bisa diakali jika kita sudah merencanakan liburan jauh-jauh hari. Selamat menjelajah wisata halal terbaik di Indonesia ya….
Open post

Mudah Cari Hotel Murah Meski “Go Show”

Jalan-jalan ke manapun kini lebih mudah. Berbagai aplikasi atau situs yang berperan sebagai “travel agent” mandiri mulai menjamur. Namun, saking banyaknya aplikasi atau situs reservasi online, membuat kita galau. Terkadang kita kerepotan membandingkan satu situs dengan situs lainnya, untuk mencari penawaran terbaik sesuai isi kantong kita.
Nah, sebelum kenal tikethaji.com, saya harus bolak-balik membuka beberapa situs untuk mencari tiket termurah. Lumayan menyita waktu. Tapi kini, tak perlu lagi. Tikethaji.com secara otomatis menampilkan tiket termurah, baik itu tiket pesawat maupun hotel di berbagai penjuru dunia.
Pada akhir tahun 2019 lalu, saya merasakan betapa mudahnya mendapat hotel murah saat sedang dinas ke Solo, Jawa Tengah. Saat itu, kami tiba di Solo sabtu sore atau pas lagi weekend. Apalagi, saat itu pas presiden Joko Widodo lagi pulang kampung, sekaligus tugas negara. Otomatis, hotel-hotel pada penuh. Awalnya kami memang tak berniat untuk menginap di Solo, karena hotel yang kami coba booking penuh. Namun, kami pun mencoba berburu hotel dengan datang langsung alias “go show.”
Syariah Hotel Solo di Jalan Adi Sucipto menjadi pilihan. Kami datang ke sana, dan mencoba memesan langsung ke resepsionis. Harga kamar tipe standard twin yang ditawarkan saat “go show” sekitar Rp 400 ribuan. Karena saat itu resepsionis lagi sibuk melayani tamu lain, maka kami pun menunggu. Nah, sambil nunggu saya penasaran cek reservasi lewat tikethaji.com.
Dan ternyata, alhamdulillah kami dapat harga kamar tipe standard twin yang harganya lebih murah sekitar Rp 100 ribuan. Maka, saya pun langsung pesan via tikethaji.com dengan harga kamar Rp 300 ribuan, dari awalnya seharga Rp 400 ribuan. Alhamdulillah, pengalaman ini membuat saya merasakan kemudahan memanfaatkan situs tikethaji.com. Karena cukup sekali cek, maka harga tiket termurah akan muncul. Untuk menyelesaikan pesanan pun mudah, karena tinggal ikut petunjuk yang ada. Semoga hadirnya tikethaji.com membawa berkah bagi kita semua.***
Open post

Merencanakan Liburan Yang Mudah Dan Murah

Liburan tentu jadi hal yang menyenangkan bagi semua orang, baik orang tua maupun anak-anak. Berlibur bisa jadi terapi untuk menghilangkan penat usai bekerja atau selepas ujian di sekolah. Namun, liburan juga bisa menambah penat jika tak direncanakan dengan benar. Lalu bagaimana caranya kita merencanakan liburan yang mudah dan murah bagi keluarga? Berikut tipsnya dari tikethaji.com :
  1. Pilih destinasi wisata yang tepat atau sesuai kebutuhan. Bagi traveler muslim, utamakan memilih destinasi yang sudah masuk kategori wisata halal. Jadi, akan mudah menemukan makanan halal di lokasi jalan-jalan.
  2. Pastikan kita menyusun agenda perjalanannya. Sehingga, saat tiba di destinasi wisata, kita tak lagi kebingungan mencari apa yang unik di tempat itu. Hal ini akan menghemat waktu kita, jadi waktu liburan lebih efektif dan banyak tempat bisa dikunjungi.
  3. Hitung biaya yang akan dikeluarkan untuk berlibur. Biasa cukup besar biasanya untuk tiket transportasi, hotel hingga makanan. Kita juga perlu mengetahui biaya tiket di tempat wisata, transportasi selama liburan hingga biaya membeli oleh-oleh. Cari tempat makan yang murah dan enak. Makanan murah dan ciri khas kota tujuan biasanya ada di warung-warung pinggir jalan, bukan di restoran.
  4. Agar lebih murah, biasakan membeli tiket transportasi dan penginapan jauh-jauh hari. Jika memakai pesawat, biasakan cek tiketnya di tikethaji.com untuk mendapat harga terbaik. Untuk penginapan, tikethaji.com juga menyiapkan berbagai jenis penginapan dengan harga termurah di seluruh dunia.
  5. Jaga kesehatan sebelum, selama dan setelah berlibur. Biasakan pola hidup sehat dan jika dibutuhkan bisa mengkonsumsi buah-buahan dan vitamin. Jaga pola makan selama di tempat liburan agar kita tetap sehat. Selama berlibur, kesehatan amat penting agar kita bisa menikmati liburan. Selamat berlibur!
Open post

Agar Solo Traveling Tetap Seru

Terkadang, saat lagi butuh liburan, tak ada saudara atau teman yang bisa menemani. Akhirnya, mau tak mau kita memilih untuk berlibur sendiri alias solo traveling. Namun, solo traveling bukan berarti gak seru. Justru, perjalanan seru bisa dimulai jika kita bebas bertualang kemanapun yang kita inginkan. Nah, sebelum kita memulai solo traveling, ada beberapa hal yang bisa jadi panduan :

  1. Pastikan sebelum kita berangkat, kita memberitahu rencana perjalanan kepada keluarga terdekat seperti ayah-ibu, paman-bibi atau kakak-adik. Hal ini agar mereka tahu jika suatu saat harus mencari kita saat situasi darurat.
  2. Lakukan riset terlebih dahulu tujuan wisata yang akan kita kunjungi. Apa yang menarik di sana, bagaimana karakter masyarakatnya serta budaya atau adat istiadat warga setempat. Jika kita memiliki kenalan atau relasi di tempat wisata, akan sangat membantu jika ia bisa menjadi guide bagi kita selama berlibur.
  3. Siapkan dana yang cukup untuk tiket pesawat, biaya transportasi di tempat wisata, akomodasi, makan serta penginapan. Segera cek harga tiket pesawat dan penginapan murah di tikethaji.com.
  4. Simpan uang dan dokumen penting di tempat terpisah. Memakai waist bag cukup direkomendasikan karena bisa ditempatkan di bagian depan dada atau pinggang, untuk mencegah terjadinya kehilangan barang berharga kita.
  5. Jika Anda menyukai tantangan, eksplorasi tempat-tempat yang menguji adrelanin agar rasa penasaran bisa terpuaskan.
  6. Upayakan untuk berkenalan dengan warga setempat atau guide lokal. Banyak bertanya kepada mereka, karena biasanya dari mereka banyak informasi menarik mengenai destinasi wisata yang tidak ada di buku panduan.
  7. Bawa kamera sendiri dilengkapi tripod atau monopod. Dokumentasikan perjalanan dengan kreatif, karena bisa jadi inspirasi bagi yang lainnya.
  8. Catat informasi mengenai nomor penting seperti kantor polisi terdekat, kantor pemadam kebakaran, rumah sakit, tim SAR serta pusat keramaian warga untuk antisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama dalam perjalanan.
Open post

6 Hal yang Haram Dilakukan Saat Traveling

Traveling adalah hal yang menyenangkan. Jadi, bagi kita yang tengah traveling, ada baiknya untuk menjaga diri serta menghindari hal-hal yang haram dilakukan saat traveling. Sebab, traveling zaman now sangat berbeda dengan zaman dulu. Hadirnya media sosial membuat setiap gerak-gerik kita mudah diketahui orang lain, dan bisa menjadi viral. Kebayang kan jika yang viralnya adalah hal yang negatif, bukan positif. Jadi, berikut hal yang haram dilakukan saat traveling :
 
  1. Jangan membawa barang terlalu banyak. Hal ini akan membuat kita repot mengurusi barang bawaan. Ditambah, kita tak bisa leluasa untuk jalan-jalan jika membawa barang terlalu banyak. Belum lagi akan dikenakan biaya tambahan saat di pesawat nanti.
  2. Tidak riset tempat tujuan. Hal ini bisa berakibat fatal jika destinasi yang kita kunjungi ternyata sudah tutup, tidak terawat atau tak sesuai harapan kita.
  3. Tidak membawa uang tunai. Meski sekarang pembayaran dengan dompet digital jadi tren, namun harus siap-siap karena tak semua destinasi wisata bisa membayar dengan dompet digital atau ATM. Jadi tetap harus siapkan uang tunai secukupnya selama di perjalanan.
  4. Membuang sampah sembarangan. Ini haram dilakukan dimanapun. Kurangi membawa makanan atau minuman dengan plastik. Bawa botol minum sendiri agar bisa mengisi air di berbagai tempat dan mengurangi sampah.
  5. Melanggar adat istiadat dan norma warga setempat. Dimanapun kita berada, harus bisa menghargai kebiasaan warga lokal. Pelanggaran terhadap adat istiadat setempat bisa berakibat fatal berupa pengusiran atau pidana lho.
  6. Merusak fasilitas wisata. Hal ini bisa berakibat pidana, karena merusak fasilitas umum alias vandalisme bisa kena sanksi bahkan pidana. Dimanapun kita berada, selalu jaga lingkungan dan fasilitas publik.

Scroll to top